Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Web Series Between Two Sides (BTS): Dilema Dengan Dua Pilihan yang Saling Berlawanan


Assalammualaikum
annyeong haseyo

Loh ada apa ini tiba-tiba aku ngomong bahasa korea. Jadi, kali ini aku mau bahas tentang web series BTS. Bukan BTS boyband korea loh. Tapi, web series Between Two Sides atau disingkat BTS.

Sebelumnya, Angkat tangan bagi pecinta KPOP?  KDrama? hmm apa lagi ya...
Hehe aku juga dulu suka dua-dua nya hehe..



Web Series Between Two Sides  dari Hijab Alila merupakan karya Gandhi yang menceritakan kisah Olin yang harus memutuskan untuk memilih  diantara dua sisi yang saling berlawanan, satu sisi Olin fanatik dengan Korean Wave, satu sisi juga Olin tetap ikut kajian intensif.

Web series BTS ini seperti fenomena yang terjadi saat ini. Aku sering menemukan orang-orang yang mengkonsumsi video KPOP dan nonton drama korea selama perjalanan. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Trending Twitter isinya kadang Kpop, bahkan artis kpop sekarang sudah mulai terjun di pertelevisian Indonesia. Menjadi bintang artis iklan gitu contohnya hehe.

Pada tanggal 14 Desember 2019, aku pergi sendiri  tuk nonton bts di gedung pusat perfilman umar ismail. Karena aku sudah menonton web series semua episode Between Two Sides. Jadi, aku mau menjadi pertama yang sudah menonton web series episode terakhir ini. Tentu tidak jadi pertama lah. Istilahnya itu Gala Premiere loh. Aku tidak menceritakan suasana nobar BTS di blog ini. 

Pemeran fanatik KPOP Laudy-Olin-Vania

Pernah ngga sih mengidolakan orang lain tapi tanpa sadar kita menyukainya secara berlebihan. Seperti ketika artis x yang kita idolakan melakukan suatu hal yang salah, tapi tetap aja dibela. Selalu halu bisa hidup dengan tokoh idola.

Olin sebagai pemeran utama bersama dua sahabatnya yaitu Laudy dan Vania begitu hanyut di dunia korean wave. Walaupun demikian, Olin tetap sering mengikuti kajian yang dibimbing oleh kak Alila.

Sementara Arin, kakaknya Olin adalah seorang aktivis dakwah, sangat anti dengan Korean wave. 180 derajat berbeda dengan adiknya prihal minatnya.

Selengkapnya kalian bisa search di youtube hijab alila hehe. Jangan lupa like dan subscribe nya..

Baca juga Halal Expo Indonesia 2019 Hari Ketiga

Ig story @fuadhnaim

Web series ini isinya merangkul kok tidak memukul. Walaupun aku bukan fans kpop, web series ini bukan hanya untuk Kpoper kok, tapi buat yang sering menghujat kpop dan kpoper harus nonton ini juga.. Okee....

Quotes Web Series Between Two Sides

Episode Pertama

"Setiap sikap dan perilaku kita bergantung pada informasi yang kita dapatkan, nah informasi yang kita dapatkan itu tuh referensinya dari tontonan, dari apa yang kita baca, sama dari apa yang kita dengar". - Kak Alila

Episode Kedua
Walaa Taqrabuu Zinaa

Episode ketiga

"Visi Hidup kita kan surga ya, tapi kadang aku tuh suka malu gitu, kalau visi aku surga tapi waktu luang aku justru lebih banyak buat hal yang main-main atau cuma liburan aja". - Kak Alila
"kita tuh emang sengaja dibuat gak sadar gitu, padahal mereka memasukkan informasi-informasi yang justru mempengaruhi pemikiran kita dengan pemikiran mereka. Nah ini namanya subliminal message. Dikemas dengan hal-hal menarik yang menarik dan fun"  - Kak Alila
"kok jadi kayak fitnah Dajjal ya? yang nawarin air padahal itu api, yang nawarin api padahal itu air" - Olin
Episode keempat
" Rasulullah tuh pernah bersabda seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya, oleh karenanya kita harus perhatikan dengan siapa kita berteman. Kalau misalnya kita temenan sama penjual parfume pasti kita juga bakal kecipratan wanginya, begitu juga sebaliknya, kalau misalnya kita temanan sama pandai besi, bau gosong bakal kena ke kita" - Haura

 Episode 5 (END)
" yang namanya hijrah itu pasti nuntut kita buat berubah ke arah yang lebih baik, ke jalan yang lurus dan ke tujuan yang tepat". - Kak Alila
" Rasulullah ketika menyampaikan kebenaran itu perjuangannya kayak gimana? gak cuma beda pendapat,  gak cuma beda frekuensi, tapi Rasulullah juga dihina, dicaci, dimaki, dilemparin kotoran, disakiti fisiknya, bahkan sampai mau dibunuh loh." - Kak Alila
"Semangat Rasulullah buat ngedeketin kita dan mengenalkan kita ke Allah itu gak pernah surut. Karena Rasulullah itu punya cita-cita yang besar banget buat kita umatnya. Bahan bakar dakwah Beliau itu Cinta. Padahal belum pernah ketemu ya sama kita (umatnya). Tapi Beliau selalu ingat kita sampai akhir hayatnya. Beliau pengen banget kita juga merasakan nikmatnya iman ini, kebaikan iman, indahnya islam." - Kak Alila
" Aku tidak bisa berdiri di 2 sisi yang saling berlawanan. Hidup adalah pilihan. Dan pilihan yang kita ambil, adalah kesadaran yang akan kita jalani" - Olin

Penilaian Web Series Between To Sides

Aku sangat senang dengan adanya web series ini yang berani mengangkat cerita fans korean wave. Kalo dihitung perkiraan ku Jumlah mereka cukup banyak. Semoga aja dengan adanya web series BTS, bisa memberi edukasi nilai-nilai islam.

Web series ini mengingatkan aku dengan isi konten instagram dan podcastnya Bang Fuadh Naim. Awalnya aku mengira penulis naskahnya pasti bang fuad atau ngga directornya.. Ternya salah dua duanya deh hehe.

Untuk nilai, aku kasih 8 dari 10. Akting pemerannya menghayati. Jadi feelnya dapat. Sedih yes, emosi juga yes. Isi pesan web series ini juga dapat banget. Sayangnya web series ini terlalu singkat. 1 episode durasinya 6 menit.

Seharusnya kita bisa belajar dari orang-orang Korea yang sangat disiplin, dan kerja keras untuk mengejar impiannya.






Share:

Film 99 Nama Cinta, Film Drama Cinta yang Tak Biasa

99 nama cinta

Haii..
Pada tanggal 23 Oktober 2019, aku dan teman-teman komunitas ISB mendapat kesempatan menonton film 99 Nama Cinta. dan press conference di Jakarta Fashion Week, Senayan Jakarta. Yap, MNC Pictures lagi lagi memproduksi film berkualitas genre romantis. Film  karya Danial Rifki dari penulis Garin Nugroho. Film ini akan tayang di bioskop kesayangan anda pada tanggal 14 November 2019.

Sinopsis 99 Nama Cinta 


Film 99 Nama Cinta mengisahkan hidup dan karir Talia (Acha Septriasa) seorang presenter dan sekaligus menjabat produser acara gosip yang terkenal selalu mendapat ranting nomor satu. Suatu hari bertemu sosok Ustad bernama Kiblat (Deva Mahenra) yang muncul di kantor Talia untuk mengajarkan ngaji kepada Talia atas permintaan almarhum ayah Talia.

Sejak pertemuan itu, karir Talia perlahan mulai merosot jatuh akibat kesalahan kecil yang malah berakibat fatal. Kiblat membantu pekerjaan Talia dalam mengisi kajian.

Film 99 Nama Cinta Genre Romantis bernuansa Islami. 



Allah menganugerahkan cinta ke seluruh makhluknya.

Mendengar 99 Nama Cinta terlintas di pikiran ku adalah nama sifat Allah 99 Asmaul Husna.

Film 99 Nama Cinta bergenre romantis yang menyentuh dengan nuansa islam. Bagaimana bisa dua karakter Talia dan Kiblat yang berbeda bisa menumbuhkan cinta di hati mereka. Walaupun film ini membawa unsur Islami, Produser film 99 Nama Cinta mengatakan bahwa film ini bukan bergenre Religi.

Dari film ini banyak pelajarab yang dapat dipetik dari bahaya menggunjing atau ghibah, peran orangtua yang menanamkan nilai islam kepada anak dari kecil dan mengerti makna 99 Asmaul Husna yang di rangkum dalam kehidupan sehari-hari.

Karakter Pemain 99 Nama Cinta 

Pemilihan pemain di Film 99 Nama Cinta sesuai dengan karakter dari film ini.

Talia |sumber :instagram @film_99namacinta

Talia yang diperankan Acha Septriasa sebagai presenter gosip di film 99 Nama Cinta sangat lihai dalam melakoni perannya. Sosok Talia yang selalu fokus dan berambisi mengejar karir.

Ternyata di dalam dunia nyata Acha pernah presenter gosip juga.

Kiblat |sumber :instagram @film_99namacinta

Agak terkejut melihat Deva Mahenra berperan menjadi sosok Ustad muda yang menjadi idaman para wanita. Menurut ku, di film 99 Nama Cinta ini Deva menjadi pribadi yang alim dan kalem.

Husna |sumber :instagram @film_99namacinta

Chiki Fawzi berperan sebagai Husna yang memiliki passion di bidang desain dan seni. 

Roby Purba berperan sebagai Teddy, bos yang tegas kepada anak buahnya tapi sebenarnya penyayang. Pembawaanya tetap keren walaupun Teddy sosok pemimpin tegas.

Mlenuk |sumber :instagram @film_99namacinta

Adinda Thomas sebagai Mlenuk. Karakter Mlenuk yang muda selalu ceria, kreatif dan setia kawan. Selain karakter Talia, aku menyukai karakter Mlenuk.

Ustad Bambu |sumber :instagram @film_99namacinta

Dzawin sebagai Ustad Bambu. Ustad yang humoris membuat ketawa setiap adegan dia muncul. Kalau diajarin dengan ustad Bambu mah bisa ketawa terus kali ya hahha.

Chandra |sumber: instagram @film_99namacinta

Susan Semeh sebagai Chandra. Karakter antagonis yang ingin menjatuhkan karir Talia. Greget melihat karakter Chandra yang diam-diam menjatuhkan karir Talia.

_________________

Yang mau tau lebih lanjut, langsung tonton aja di bioskop terdekat mulai tanggal 14 November 2019. Jangan lupa dicatet tanggalnya atau buat alarm biar ga sampai ketinggalan.

Menurut ku film ini sangat menyentuh sampai aku terharu, film drama cinta yang beda dari biasanya.





Share:

Film Koki-Koki Cilik 2 Akan Tayang Saat Liburan Sekolah

Libur telah tiba... Libur telah tiba.. Hore hore hore

Yee anak-anak sekolah pasti senang dong bila liburan sekolah tiba. Ketika liburan sekolah aktivitas apa sih yang dilakukan anak-anak? Main game, belajar, jalan-jalan keluar rumah atau hanya di rumah saja. 

Family time sangat dibutuhkan untuk anak-anak agar orangtua lebih dekat dengan anak-anaknya. Apalagi saat liburan sekolah begini, family time sangat bermanfaat.  Salah satu kegiatan family time yaitu menonton film di bioskop sekeluarga. 

Sayangnya, sulit banget mencari film yang sesuai dengan umur anak-anak. Biasanya kategori umur penonton yang sering ditargetkan adalah 13 tahun keatas atau remaja. Jadi, aku punya rekomendasi film kategori semua umur (SU) yang pas untuk mengisi waktu kosong liburan yaitu Koki-Koki Cilik 2.

"Tapi kan aku belum sempat menonton film Koki-Koki Cilik sebelumnya? ".

Tenang.. Kalian bisa menikmati kok tanpa perlu menonton dari awal. Film Koki-Koki Cilik 2 bukan lanjutan film Koki-Koki Cilik yang sebelumnya. Kalau kalian ingin menonton film Koki-Koki Cilik yang pertama. Kalian bisa nonton di aplikasi MNC Now

Siap siap menonton film Koki-Koki Cilik 2 | Dok Pribadi

Aku sudah pernah menonton film Koki-Koki Cilik yang pertama. Aku ingat masakan buatan Bima. Yang bikin aku ngiler pada saat menonton. Segi Visualnya dapat banget dan pesan moralnya juga banyak disampaikan.

Alhamdulillah aku mendapatkan kesempatan hadir untuk Press Screening Film Koki-koki Cilik 2 di Mall Kota Kasablanka pada hari Kamis (20/06/2019). Di hari yang sama, Press Screening dilakukan serentak di 10 kota yaitu Bogor, Cirebon, Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Makassar dan Palembang, Aku penasaran dengan filmnya. Soalnya dari trailer sepertinya berbeda dengan sebelumnya.

Koki-koki Cilik 2


Film ini dibintangi oleh artis-artis cilik seperti Farras Fatik sebagai Bima, Alifa Lubis sebagai Melly, Marcello Mahesa sebagai Kevin, Ali Fikri sebagai Alifa, Clarice Cutie sebagai Niki, Romaria Simbolon sebagai Key, dan pendatang baru yang hadir di koki-koki cilik 2 yaitu Muhamad Adhiyat sebagai Adit. Selain artis-artis cilik, ada juga Ringgo Agus Rahman sebagai Chef Grant dan dua artis pendatang baru yaitu Kimbery Rider sebagai Adel dan Christian Sugiono sebagai Chef Evan.

Film Koki-Koki Cilik 2 mengisahkan reuni alumni cooking camp berkumpul. Sayangnya. Lahan Cooking Camp nya hancur, Chef Grant menjadi stress berat. dan hanya satu orang saja yang mendaftar cooking camp. Apakah Cooking Camp akan kembali seperti semula?

Kedatangan Adit dan Adel ke Cooking Camp membangkitkan semangat Cooking Camp yang telah hancur. Banyak rintangan dan hambatan  untuk membangun Cooking Camp seperti semula. Tidak hanya masalah keuangan, tetapi sering juga terjadi konflik pertemanan. Dari film ini kita bisa melihat karater anak-anak yang sering egois dan selalu ceria dan karakter pendamping anak seperti orangtua atau wali juga ditampilkan.

Scene yang aku suka adalah kerjasama Alumni Cooking Camp, Adit dan Adel, dan Chef Grant membuka lapak jualan di mobil alias food truck dan mencari pelanggan di sekitar pinggir jalan. Alasannya, biasanya mereka melakukan aski masak-masak di dapur cooking camp, dan ini mereka terjun ke lapangan. Anak-anak Cooking camp yang belum pernah belajar berbisnis pun, jadi sangat lucu dan polos  ketika mereka berbisnis walaupun didamping oleh Chef Grant dan Adel. Aksi Melly di Koki-Koki Cilik 2 sangat menarik perhatian dan membuat para penonton di bioskop tertawa-tawa

Soundtracknya yaitu Sepuluh, yang mana lagunya berisi memberi semangat untuk menggapai cita-cita. Aku ngga bisa menceritakan semua isinya, kalian bisa langsung menonton di bioskop dimulai pada hari Kamis, tanggal 27 Juni 2019. Yuk dukung perfilman Indonesia


Share:

Film Preman Pensiun Segera Tayang di Layar Lebar



Serial televisi Preman Pensiun sudah tiga tahun tidak ditayangkan di televisi. Pada tanggal 17 Januari 2019 nanti Preman Pensiun akan tayang bukan menjadi serial tv, melainkan film di layar lebar. Melepas rindu berat bagi penggemar Preman Pensiun dengan akting dan Kang Mus (Epy Kusnandar)  bersama mantan anak buahnya.

Aku dan rekan-rekan blogger menghadiri press conference pada tanggal 10 Januari 2019, di XXI Epicentrum Walk Jakarta Selatan.  Acara pertama dimulai dengan registrasi, lalu menonton bersama dengan rekan-rekan blogger, media dan fanbase preman pensiun juga turut hadiri.

Film ini menceritakan tentang penyelidikan atas kematian adik ipar oleh Gobang. Film Preman Pensiun bergenre komedi yang dapat menggelitik perut para penonton. Kehadiran kekompakkan Murad dan Pipit menambah lucu pada cerita Preman Pensiun.


Sebelumnya, aku belum pernah menonton serial tv Preman Pensiun. Aku pernah menonton sekilas iklan Preman Pensiun. Walaupun aku belum pernah menonton serial tvnya, tetapi aku bisa menikmati Film Preman Pensiun di bioskop.

Kang Bahar (Alm. Didi Petet) memberi amanat dengan kang Mus untuk menjaga anak-anak buahnya tampil di awal film, cuplikan itu pernah tampil di serial tv juga. Film ini juga mengenang 1000 hari kepergian sosok Kang Bahar. Epy Kusnandar menahan nangis mengingat Kang Bahar pada saat Press Conference. Suasana bioskop menjadi hening, semua mengirimkan doa ke Kang Bahar.

Keunikan dalam film Preman Pensiun terletak pada dialog  yaitu ketika pertanyaan yang di tanyakan, dijawab dengan jawaban yang cocok dari pertanyaan dengan orang dan tempat berbeda. Awalnya, aku tidak memahami. Lama-kelamaan film ini aku memahami, film ini menjadi unik dan lucu.

Latar belakang film ini mengambil budaya Sunda. Beberapa kalimat ada menggunakan bahasa sunda, sayangnya subtitle bahasa sunda tidak ditampilkan, sehingga aku suka bingung sama artinya. Film ini juga menampilkan ikon Bandung yaitu Jalan Asia Afrika. Musik latarnya pun alunan Sunda. Cemilan khas Bandung yaitu kecimpring ditonjolkan.

Adapun pesan moral yang bisa aku ambil dari film Preman Pensiun yaitu Sikap tanggung jawab Kang Mus kepada keluarganya, keluarga Kang Bahar dan anak-anak buahnya.



Aku salut sama karakter Kang Mus sebagai mantan ketua preman. Segi fisiknya  Kang Mus tidak seperti preman yang terkesan memiliki badan yang besar dan berotot. Tetapi sikap yang tegas dan menakutkan ini cocok sebagai ketua. Epy Kusnandar sering menggunakan singlet di film, bahkan pada masuk bioskop studio 2 beliau berani tampil menggunakan singlet dan celana pendek kotak-kotak.

Nilai untuk keseluruhan film Preman Pensiun adalah 7,5/10. Film ini sangat menghibur. Jika kamu masih penasaran, kamu bisa mengajak keluarga dan teman-teman mu untuk menonton bersama pada tanggal 17 Januari 2019 nanti.



Share:

Film Keluarga Cemara 2019, Drama Keluarga yang sangat Menyentuh Tapi ada Minusnya

abah, euis, rara, emak, aqil, bogor cisarua, keluarga cemara sedih film bioskop 2019
Keluarga Cemara 

Harta yang paling berharga adalah keluarga... Mutiara yang paling indah adalah keluarga...
Eh jadi nyanyi...

Film ini berhasil membuat penonton sedih, menangis, mata menjadi sembab.  Kenapa? 

Sebelum menjawab itu, aku menceritakan sedikit pendahuluan Film keluarga Cemara. Jadi film ini merupakan Reborn Film Keluarga Cemara yang pernah tayang pada tanggal 3 Mei 1996 di stasiun televisi swasta. Film ini ber episode gitu. Jumlah episodenya ada ratusan episode. Guilee buanyak amat.

Aku tahu itu dari kakak aku dan wikipedia, karena aku pernah dengar kata keluarga Cemara tapi aku bingung itu sinonin atau apa. Apalagi tahun 1996, aku kan masih bayi imut lucu gitu..

Film Keluarga Cemara 2019 diproduseri oleh Anggia Kharisma, dan disutradarai oleh Yandy Laurens. Pemeran utama Keluarga Cemara 2019 oleh Abah (yang diperankan oleh Ringgo Agus R), Emak (yang diperankan oleh Nirina Zubir), Euis (yang diperankan oleh Zara JKT 48), Ara (yang diperankan oleh Widuri Sasono).

Sedikit cerita ya, aku khawatir kalau cerita panjang nanti di bilang spoiler lagi.

Film Keluarga Cemara (2019) mengisahkan Keluarga kecil yang mengalami keterpurukan ekonomi yaitu Abah keluar dari pekerjaan karena perusahaan mengalami kebangkrutan, dan rumah mewah mereka pun disita. Mereka pun pindah ke rumah pemberian Aki (kakek) yang lama tidak dihuni.

Baca juga  Review Film Preman Pensiun 2019

Keluarga ini perlu beradaptasi dengan lingkungan baru, dan kehidupan status ekonomi yang baru sangat berbeda 180 derajat dari sebelumnya. Yah, seperti membuka lembaran baru lagi. Mereka harus menghadapi masalah yang perlahan-lahan datang menghadang. Emosional di film ini dimunculkan..... Hal paling penting adalah selalu bersama keluarga.

Karakter yang diperankan semua pemain ini dapat diacungi jempol. Karakter Abah yang sayang sama keluarganya, tegas, dan pekerja keras. Emak memiliki karakter sabar. Euis memiliki karakter egois, dan tertutup sedangkan Ara adalah anak yang lugu.

Film ini bisa dikonsumsi untuk Semua Umur (SU). Aman banget, kalau misalnya kalian mengajak keluarga untuk menonton Film ini bersama. Aku menonton film Keluara Cemara bersama keluarga aku. Jujur, aku dan keluargaku sangat menikmatinya. Bahkan kami sedih pada saat menonton itu.

Kehadiran Asri Welas sebagai Ceu Salmah menampilkan sosok penagih kredit yang biasa kita sering lihat di film adalah orang yang paling menakutkan. Tapi ini bukan, malah Ceu Salmah adalah sosok yang humoris. Jenakanya bikin menggelitik perut aku.

Dari film Keluarga Cemara qmengajarkan kita bersyukur apa yang kita punya, dan tidak mengeluh dalam menghadapi masalah. Abah sebagai kepala keluarga sangat bertanggung jawab memberi nafkah, melindungi keluarga, menjadi contoh yang baik keluarganya. Sebagai anak, kita harus hormat dan berbakti kepada orangtua.


Musik dan lagu OST Keluarga Cemara sangat mendukung dalam menciptakan suasana hati penonton. Salah satu OST Keluarga Cemara yang menjadi favorit aku adalah Harta Berharga versi Bunga Citra Lestari dan karena kita bersama. BCL mah terbaik deh kalau nyanyi. Buktinya banyak kok OST film bioskop lainnya dari BCL. Dan itu sukses banget untuk filmnya dan BCL nya sendiri. Kereeennn


Nilai aku untuk film Keluarga Cemara (2019) adalah 9 dari 10. Adapun kekurangannya adalah kemunculan ojek online yang cukup sering membuat Keluarga Cemara terasa mempromosikan ojol tersebut. Tetapi tidak menutpi kebagusan film ini.


Untuk teman-teman Tuli tidak perlu khawatir lagi, karena beberapa bioskop menanyangkan teks untuk Teman Tuli (TT).  Berikut penanyangan dengan teks untuk TT.
Sumber: instagram.com/filmkeluargacemara

Sumber: instagram.com/filmkeluargacemara

Sumber: instagram.com/filmkeluargacemara

sumber gambar pertama : id.bookmyshow.com
Share: