Showing posts with label perempuan. Show all posts
Showing posts with label perempuan. Show all posts

Diet Sehat Bukan Siksaan: Panduan Gizi dan Olahraga untuk Ibu Modern


Banyak orang menganggap kata "diet" sebagai sebuah program singkat yang menyiksa, penuh dengan pantangan, dan identik dengan rasa lapar. Namun, dalam bincang-bincang di kanal YouTube Nikita Willy bersama dr. Diana Suganda, SpGK, terungkap bahwa diet sebenarnya adalah pengaturan pola makan jangka panjang yang seharusnya dinikmati sebagai bagian dari gaya hidup. Berikut adalah poin-poin kunci untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat tanpa harus merasa tersiksa.

  1. Mengubah Mindset: Diet adalah Gaya Hidup

Diet bukanlah perlombaan 3 bulan untuk menurunkan berat badan lalu kembali ke kebiasaan lama. dr. Diana menekankan bahwa diet yang berhasil adalah diet yang bisa dilakukan seumur hidup. Luruskan beberapa mitos umum yang sering kita dengar. 

  • Makan malam tidak otomatis bikin gemuk. Yang menentukan adalah total kalori harian, bukan jam makan.
  • Air es tidak bikin perut buncit. Air putih dingin tidak mengandung kalori dan tidak menyebabkan kenaikan berat badan secara langsung.

2. Otot: Mesin Pembakar Kalori Tubuh

Salah satu rahasia metabolisme yang cepat adalah memiliki massa otot yang cukup. Setelah usia 35 tahun, manusia secara alami kehilangan sekitar 1% massa otot setiap tahunnya. Jika kita tidak "menabung" otot sekarang, tubuh akan lebih mudah gemuk di masa tua.

Latihan beban (strength training) adalah kunci untuk menjaga mesin pembakaran tubuh tetap panas. Jangan takut menjadi terlalu berotot (balky), karena hormon wanita tidak didesain untuk membentuk otot sebesar binaragawan dengan mudah.

Bagi ibu yang tidak sempat ke gym, dr. Diana memberikan trik olahraga di tengah rutinitas:
  • Tiap 2 Jam: Lakukan squat sebanyak 10 kali di kantor atau di rumah. Jika dilakukan rutin selama 8 jam kerja, Anda sudah melakukan 40-50 squat sehari.
  • Manfaatkan Dinding: Lakukan wall sit (bersandar di tembok dengan posisi duduk) untuk mengencangkan otot paha sambil menunggu atau menelepon.
  • Bawa Alat Simpel: Simpan resistance band di tas. Bisa digunakan untuk melatih otot tangan bahkan saat sedang meeting online.

3. Rahasia Nutrisi: Fokus pada Protein Hewani

Untuk menekan keinginan ngemil (craving), pastikan kebutuhan protein harian terpenuhi.
  • Rasa Kenyang: Protein hewani memberikan efek kenyang lebih lama (high satiety) dibandingkan karbohidrat.
  • Porsi Ideal: Jangan kurangi makanan secara ekstrem di bawah angka Basal Metabolic Rate (BMR), karena tubuh akan masuk ke mode hemat energi dan justru mempersulit penurunan berat badan.

4. Berhenti "Cheating", Mulailah "Mindful Eating"

Istilah cheating day seringkali memicu rasa bersalah yang berlebihan. Alih-alih merasa berdosa saat makan cokelat, dr. Diana menyarankan Mindful Eating.
  • Nikmati setiap gigitan makanan favorit Anda dalam porsi terkontrol.
  • Pahami bahwa makanan bukanlah musuh. Fokuslah pada portion control daripada mengeliminasi satu jenis makanan secara total.
Jika ingin diet tapi punya masalah lambung, kuncinya bukan berhenti makan, tapi:
  • Small Frequent Meals: Makan porsi kecil tapi sering.
  • Hindari Lemak di Pagi Hari: Makanan tinggi lemak (gorengan, santan berlebih) lebih susah dicerna lambung dan bisa memicu asam lambung naik.
  • Protein & Karbohidrat Bersahabat: Pilih menu tumis, panggang, atau rebus untuk sarapan.

5. Olahraga yang Aman dan Tepat

Bagi para ibu yang sibuk, waktu olahraga seringkali menjadi kendala. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Hindari Olahraga Terlalu Malam: Olahraga intensitas tinggi di malam hari dapat meningkatkan detak jantung dan mengganggu hormon tidur (serotonin/dopamin), yang pada akhirnya mengganggu metabolisme.

Waspada Olahraga Viral: Olahraga seperti tenis atau paddle sangat baik, namun bagi yang memiliki berat badan berlebih (obesitas), disarankan untuk memperkuat otot kaki terlebih dahulu melalui latihan beban untuk menghindari cedera sendi.

"Ibu adalah role model pertama bagi keluarga. Apa yang ada di dalam kulkas Anda menentukan kesehatan seluruh anggota rumah." — dr. Diana Suganda.

Sebagai seorang ibu, Anda memiliki peran krusial sebagai "anchor" kesehatan keluarga. Mulailah dari langkah kecil: pilih air mineral daripada minuman manis, dan pastikan setiap piring makan Anda mengandung nutrisi yang seimbang.

Satu kutipan kuat dari dr. Diana: "Isi kulkasmu adalah cerminan kesehatan keluargamu." Anak-anak adalah peniru yang hebat. Jika mereka melihat ibunya makan buah dan berolahraga secara alami (bukan karena terpaksa), mereka akan menganggap hidup sehat adalah hal yang normal, bukan beban.

sumber:

https://www.youtube.com/watch?v=78slupxVcog



Share:

Pengalaman Pertama Membuat MPASI di Cooking Class Modena dan Orami



Hari Sabtu (13/10/18), Aku dan teman-teman dari komunitas ISB mengikuti event Cooking Class yang diselenggarakan oleh Modena dan Orami. Ini pertama kalinya mengikuti Cooking Class. Biasanya belajar memasak diajarin sama kakak atau mama. Akhirnya bisa melihat chef profesional secara langsung dan belajar memasak di dapur profesional.

Tema Cooking Class nya yaitu membuat masakan MPASI (makanan pendamping air susu ibu). Selagi masih single, belajar memahami tips dan resep MPASI dulu nih dari Modena dan Orami untuk bekal masa depan hehe. Sebelumnya saya belum pernah membuat MPASI sendiri selain menggunakan Mpasi instan sachet untuk ponakan.

Novi Haryanti

Novi Haryanti selaku Marketing Group Head Modena Indonesia memberi sepatah kata sambutan untuk mengawali acara.

Modena Experince Center terdapat pada dua lokasi di Jakarta Selatan yaitu di Jalan Prof. Dr. Satrio dan Jl. Suryo. Grand Opening Modena Experience di Jl. Suryo ini pada 8 Agustus 2018.

" Konsep yang dibawa Modena  Experience yaitu one stop shopping be holistic experience. kita tahu, produk modena bukan hanya cooking, cooling, cleaning dan profesional, kami juga melengkapi cookware,dimana kami juga menyediakan perlengkapan dapur lain seperti panci, piring, gelas yang berkualitas" ujar Novi.

Novi menambahkan "Cooking Class Resep MPASI untuk si Kecil itu sejalan dengan tema kami tahun ini yaitu live healthy, be happy dan cocok juga dengan tempat kami smart living".


Narasumber dalam event ini adalah dr. Juwalita Surapsari Sp. GK, M. Gizi dan Chef Odie Djamil.

dr Juwalita Surapsari Sp. GK, M. Gizi menjelaskan bahwa MPASI yang paling tepat pada bayi usia 6 bulan. Tetapi dilihat juga pada kesiapan anak. Kesiapan anak bisa dilihat apakah anak sudah bisa duduk bersandar. Jarang ditemukan bayi berumur 6 bulan bisa duduk sendiri. Caranya bisa dilakukan dengan pegang tangan si kecil,  kemudian bayi didudukin, perhatikan apakah kepala bisa mengikuti atau belum, lalu diberi bantal sebagai sandaran.

Ada lagi kasus, ketika ibu sedang makan, bayi mulai mengecap memberi tanda bahwa ia ingin makan. Tanda lainnya seperti si bayi ingin meraih makanan untuk masuk ke mulut. Kemungkinan besar tanda-tanda tersebut membuktikan kesiapan si kecil memperoleh MPASI.

Kenapa MPASI diberikan untuk bayi usia 6 bulan?
bayi membutuhkan energi untuk tumbuh. Meranjak usia 6 bulan, ASI (Air Susu Ibu) saja sudah tidak cukup untuk mengisi kebutuhan energi. Kebutuhan bayi kira-kira 700 kalori dalam sehari, sedangkan dari ASI hanya memperoleh 500 kalori. Maka dari itu, perlunya penambahan MPASI bagi si kecil.

Usia 6 bulan termasuk periode bayi belajar makan. Mom, harus lebih aware dengan kebutuhan anak. Karena si Kecil bisa kekurangan energi atau kekurangan gizi.

ASI tetap diperlukan sampai si Kecil berusia 2 tahun karena ASI adalah superfood yang lebih baik dari MPASI.

Pada Usia 6 bulan, ukuran lambung dalam satuan cc sekitar 180 cc. Pada tahap awal MPASI biasanya bayi mengkonsumsi 2-3 kali suapan. Semakin lama ditingkatkan lagi asupan makanan. Hingga 9 bulan, bayi harus bisa mengkonsumsi makanan satu mangkok atau 250 cc atau setengah gelas air mineral.

Untuk proporsi makanan si kecil bisa mengikuti gizi seimbang orang dewasa. Jadi,  dalam semangkok harus ada 1/2 bagian sayuran, 2/3 bagian nya karbohidrat dan 1/3 bagiannya protein.

Pernah mendengar istilah menu 4 bintang?
Berdasarkan WHO, menu 4 bintang memgandung 4 komposisi yaitu karbohidrat, protein hewani atau protein nabati, dan sayuran dan buahan.

Kalau zaman dulu,  ketika memulai mpasi biasanya bayi mengkonsumsi satu buah seperti pisang. Buah bukan termasuk makanan padat energi. Seharusnya, bayi diberikan karbohidrat serealia seperti bubur. Dampak mengkonsumsi menu 4 bintang yaitu jarang menimbulkan alergi cenderung lebih aman.

Jangan menunda MPASI yang mengandung daging, telur dan protein lainnya. Karena keterlambatan memaparkan daging dan protein lainnya bisa menimbulkan alergi.

Kesalahan yang sering ditemukan mom untuk si kecil yaitu memberi mpasi rasa hambar. MPASI justru harus enak. Boleh kok menggunakan gula dan garam asal tidak berlebih. Kalau masih ragu,  mom bisa menggantikan alternatif lain seperti jamur dan kurma .

Pengenalan tekstur harus bertahap seiring perkembangan motorik si kecil. Sehingga si kecil tidak terlambat mengenal tekstur kasar. Karena banyak anak-anak tidak menyukai nasi.



Chef Odie Djamil menjelaskan makanan bayi agar tidak kehilangan nutrisi, tidak perlu dicampur susu saat memasak.

Untuk segi penyimpanan, ketika mom bekerja di kantor, sebelumnya mempersiapkan makanan bayi sebelum berangkat. Simpan makanan di tempat yang bersih, dan suhu yang tepat. Boleh masukkan makanan di dalam kulkas . Tapi jangan di freezer. Makanan yang disimpan dalam kulkas bisa dikonsumsi sampai esok hari.

Memilih bahan makanan yang kualitas baik, Cucilah buah-buahan atau sayuran dengan air mengalir bukan merendamkan ke dalam wadah.

Chef Odie melakukan demo masak MPASI khusus bayi berusia 9 bulan yaitu: nasi putih daging sapi edamame labu siam saus tomat, apple pie chia pudding, dan carrots dan cheese crackers menggunakan peralatan dari Modena Indonesia.

Nasi Putih Daging Sapi Edamame Labu Siam Saus Tomat

1. Nasi Putih Daging Sapi Edamame Labu Siam Saus Tomat


Bahan-bahan

Bahan:

  • 4 sdm Beras Putih Organik
  • 1 potong daging sapi
  • 1 genggam edamame
  • setengah buah Bit
  • 1 buah Labu Siam kecil
  • kaldu sapi
  • setengah bawang bombai
  • EVOO
Dokpri

Metode:
  1. Cuci bersih semua bahan dan kupas
  2. Masak beras putih kaldu sapi hingga menjadi nasi
  3. Parut bit dan labu siam, belah tomat menjadi dua
  4. Masukkan parutan daging, labu siam, bit, bawang bombay, dan tomat dalam wadah stainless kemudian kukus kurang lebih 20-25 menit atau hingga matang lalu angkat.
  5. Tomat dihancurkan dengan saringan kawat
  6. Rebus edamame hingga empuk lalu pisahkan dengan kulitnya, hancurkan edamame dengan saringan
  7. Masing-masing bagi 3 bagian, yang 2 bagian biarkan hingga uap panasnya hilang, masukan di wadah tertutup untuk disimpan sebagai makan siang dan makan malam
  8. Masukkan satu bagian di dalam mangkok (1 bit aduk-aduk campur dengan labu siam tambahkan 1 sendok EVOO

Apple Pie Chia Pudding

2. Apple Pie Chia Pudding
Bahan:
  • 1 pics apel fuji
  • setengah cup susu kedelai (bisa diganti dengan ASI/susu formula)
  • 1 sdm Chia seeds
  • 2 cm batang kayu manis (optional)
  • Garnish (optional)
  • irisan apel
  • canberry
  • daun mint

Metode:
  1. potong apel fuji dengan potongan kotak-kotak
  2. panaskan air, tunggu hingga air mendidih kemudian tambahkan kayu manis dan potongan apel. Masak hingga apel matang kemudian tiriskan dan tunggu hingga agak dingin
  3. Siapkan blender, masukkan potongan apel yang sudah direbus dan tambahkan susu kedelai. Blender hingga halus
  4. Setelah halus, tambahkan chia seed
  5. pindahkan ke wadah kemudian simpan di dalam lemari pendingin selama minimal 1 jam, atau lebih enak bila dikonsumsi keeskokan harinya.

Carrots dan Cheese Crackers

3. Carrots dan Cheese Crackers
Bahan-bahan
Bahan:
  • 200 gr Wortel (parut)
  • 70 gr keju Cheddar (parut)
  • 2 pcs telur
  • 4 sdm Rolled oats (haluskan oat hingga menjadi tepung)
  • 3 sdm Almond Powder
  • 1 sdm Olive Oil 
Cheff Odie memasukkan oat kedalam blender

Metode:
  1. Panaskan oven 180 derajat C
  2. Haluskan oat dengan blender hingga menjadi tepung
  3. Blanced parutan wortel selama kurang lebih 3 menit, kemudian saring dan keringkan dengan serbet sampai benar-benar kering
  4. Siapkan wadah, masukkan tepung oat, telur, keju, wortel, dan olive oil kemudian aduk rata
  5. Cetak adonan dengan ukuran kurang lebih setengah cm kemudian panggang hingga matang di oven sekitar 10 menit.
  6. Tunggu hingga biskuit dingin, kemudian sajikan.
Setelah itu, peserta dibagi menjadi 10 kelompok. 1 kelompok terdiri dari 2 orang.  Masing-masing kelompok membuat menu carrots dan cheese crackers. Aku satu kelompok dengan Mas Ifan.

Bahan makanan sudah disediakan. Setiap peserta harus memakai apron modena.  


Caranya terlihat mudah. Tetapi hasilnya tidak jauh dari ekspetasi. Yang penting mendapat pengalaman memasak di dapur profesional dan mendapat ilmu tentang MPASI. 

Kesalahan yang kami buat adalah tidak mengikuti takaran yang disediakan.

Salah satu hasil dari peserta
Share:

Salahkah Wanita Berpakaian Sexy?

Wanita | sumber : liputan6.com


Tadi pagi dapat pesan WA dari grup cewek-cewek yang berisi "Selamat Hari Kartini". Soal Ibu Kartini yang aku tau, beliau adalah sosok wanita yang menginspirasi wanita-wanita di Indonesia dan bukunya yang berjudul "Habis Gelap Terbitlah Terang".

Hari Kartini identik dengan wanita, jadi malam minggu ini aku mulai chat personal berfaedah ke 5 orang teman-teman wanita aku masalah "apakah pakaian minim itu dapat mempengaruhi kasus pelecehan atau pemerkosaan?". Sebenarnya aku mau nulis di platform sebelah, kayaknya ngga bakal masuk artikel pilihan, dan lebih enakkan di blog pribadi.

Aku melihat maraknya kasus pelecehan atau pemerkosaan di Indonesia. Wanita lah yang jadi korban. Yah makanya aku mengangkat topik itu di chat. Malam minggu ini ngga ada yang mulai chat sama aku. Jadi aku aja yang ngechat duluan ahahahhaa.
Jawaban dari teman-teman aku ada yang pro dan ada yang kontra.

Pronya adalah yah tentu saja berpengaruh, karena pakaian minim itu mengundang gairah seksual pria. 

Kontranya adalah emang otak pria aja yang kotor. Dikit-dikit nafsu. Jaga pandangan juga dong. Bahkan wanita yang berpakaian tertutup aja masih bisa dilecehkan atau diperkosa. Pria baik itu menjaga dan melindungi wanita, bukan merusak, menyentuh, memaksa dan merampas harga diri wanita.

Okeh, inget topik chatting aku jadi kepikiran Women's March 2018. Ada wanita memegang poster yang bertulis “Bukan salah tubuhku atau pakaianku, tapi kamu yang melanggar otoritas tubuhku”. Seolah-olah pria yang bersalah.

Hmm kalau menurut aku aku sih setuju wanita menutup aurat dan laki-laki menjaga pandangannya.  

Pronya karena ketika wanita menutup auratnya dengan pakaian tertutup dan tidak ketat, kamu (cewek)  bisa aman dan ditambah muka cuek. Si cowok pasti mikir-mikir dong cewek mana yang pantas digangguin. Aku sering melihat cewek yang senang dan ladenin cowok. Anehnya lagi masih bisa ketawa-tawa. Mana mungkin dia melakukan pelecehan atau memperkosa tanpa sebab. Pria juga ngga bisa sepenuhnya salah dong. Udah tau salah satu isi otak pria adalah seks karena kelebihan testoseron, masih saja berani berpakaian sexy. Wanita juga harus menghargai pria dalam pandangannya.

Kayak lagu B*uno yang versac*e on the flo**. Kalau baju dapat menggairahkan nafsu pria.
Oooh I love that dress
Oh aku menyukai gaun itu
But you won't need it anymore
Tapi kau tak perlukan lagi
No you won't need it no more
Tidak, kau tak akan membutuhkan itu lagi
Let's just kiss 'til we're n*ked, baby
Mari kita berciuman sampai tel*njang, sayang

Kontranya adalah Wanita itu selalu dianggap elok sama pria. Walaupun kamu (cewek)  menganggap diri kamu jelek, ngga cakep kayak dia (cewek lain), atau kamu punya fisik yang menurut kamu ngga banget. Cowok mah tetap senang sama cewek.  Itu normal, daripada suka sama sesamanya kan bahaya. Emang dasar isi otak cowok aja yang begitu #kesalaku. Ketika keramaian di krl jadi kesempatan cowok mesum untuk melakukan pelecehan tanpa melihat wajah korbannya atau saat di tempat sepi pun tangan cowok libido ingin melakukan kemauan hasratnya ke wanita tanpa permisi. Sebaiknya, cowok menghargai harga dan martabat cewek. Bukan memanfaatkan sebagai pemuas nafsu diri.
Islam sudah mengajarkan agar wanita menutup dan menjaga aurat, begitu juga pria. Jangan lupa menjaga pandangan agar tidak menimbulkan zina mata. 

Ya kali, wanita memaksa pria untuk nahan nafsu, tapi si wanita bebas menggunakan pakaian yang tidak senonoh. 
Share: